" />

Category: Tanaman Hias

Lantana camara 4

Lantana camara 5

Lantana camara 6

Lantana camara 7

Sumber Gambar

1.
2.
3.
4.

Lihat Juga Wow! Cantiknya Lantana camara (1)

Yoga Setiawan on Cantiknya Lantana Camara 2

Lantana camara 1

Lantana camara 2

Lantana camara 3

Sumber Gambar

1.

2.

3.

Lihat juga Wow! Cantiknya Lantana camara (2)

Yoga Setiawan on Cantiknya Lantana Camara 1

Secrets of Plant PropagationPembiakan tanaman atau perbanyakan tanaman (plant propagation) adalah proses menciptakan tanaman baru dari berbagai sumber atau bagian tanaman, seperti biji, stek, umbi, dan bagian tanaman lainnya (Wikipedia, 2012). Tujuan utama dari pembiakan tanaman adalah untuk mencapai pertambahan jumlah, memelihara sifat-sifat penting dari tanaman (Askari, 2010), dan juga untuk mempertahankan eksistensi jenisnya. Ada dua cara perbanyakan tanaman, yaitu (1) perbanyakan secara seksual atau generatif dan (2) perbanyakan secara aseksual atau vegetatif.

 

Perbanyakan Generatif (Seksual)

Perbanyakan secara seksual atau generatif adalah proses perbanyakan dengan menggunakan salah satu bagian dari tanaman, yaitu biji. Biji adalah organ tanaman yang terbentuk setelah terjadinya proses fertilisasi (menyatunya/ meleburnya gamet jantan dan gamet betina). Biji dapat dianggap sebagai tanaman mini karena di dalamnya sudah terdapat bagian-bagian tanaman yang tersusun dalam massa yang kompak.

Salah satu tujuan perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji adalah untuk memperoleh sifat-sifat baik tanaman, seperti akar yang kuat, tahan penyakit, dll. Perbanyakan secara generatif ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan-kelebihannya diantaranya adalah (1) sistem perakarannya kuat, (2) masa produktif lebih lama, (3) lebih mudah diperbanyak, (4) tahan penyakit yang disebabkan oleh tanah, dan (5) memiliki keragaman genetik yang digunakan untuk pemuliaan tanaman. Sedangkan kekurangan dari perbanyakan ini adalah (1) waktu berbunga lebih lama, (2) anakan berbeda dengan induknya, tidak cocok untuk perbanyakan yang membutuhkan keseragaman.

Perbanyakan Generatif

Contoh Perbanyakan Generatif: Biji (Seed)

Diambil dari farm1.staticflickr.com

Perbanyakan tanaman dengan biji (generatif) terutama dilakukan untuk penyediaan batang bawah yang nantinya akan diokulasi atau disambung dengan batang atas dari jenis unggul. Perbanyakan dengan biji juga masih dilakukan terutama pada tanaman tertentu yang bila diperbanyak dengan cara vegetatif menjadi tidak efisien (tanaman buah tak berkayu). Keunggulan tanaman ini digunakan sebagai batang bawah adalah karena memiliki batang yang kokoh dan tahan penyakit tular tanah. Tanaman-tanaman yang sudah dikembangkan sebagai batang bawah di antaranya adalah karet, durian, jeruk, dan alpukat.

 

Perbanyakan Vegetatif (Aseksual)

Perbanyakan secara aseksual atau vegetatif adalah proses perbanyakan tanaman dengan menggunakan bagian-bagian tertentu dari tanaman seperti, daun, batang, ranting, pucuk, umbi dan akar untuk menghasilkan tanaman baru yang sama dengan induknya (Made, 2009). Prinsip dari perbanyakan vegetatif adalah merangsang tunas adventif yang ada dibagian-bagian tersebut agar berkembang menjadi tanaman sempurna yang memiliki akar, batang, dan daun sekaligus.

Keunggulan perbanyakan dengan system ini antara lain adalah (1) menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya, (2) tanaman lebih cepat berbunga dan berbuah, dan (3) dapat menggabungkan berbagai sifat yang diinginkan. Sedangkan kelemahan dari perbanyakan ini adalah (1) membutuhkan pohon induk yang lebih besar dan lebih banyak (2) akar tanaman (anakan) kurang kokoh, sehingga mudah rebah, (3) masa produktif singkat, dan (4) membutuhkan biaya yang mahal.

Contoh Perbanyakan vegetatif (Stek) Cutting`
Contoh Perbanyakan Vegetatif: Stek (Cutting).
Diambil dari 4.bp.blogspot.com

Made (2009) menyatakan bahwa perbanyakan dengan stek pada umumnya dilakukan pada tanaman dikotil, pada monokotil masih jarang , namun pada beberapa tanaman seperti asparagus dalam kondisi terkontrol dapat dilakukan. Selain itu tidak semua tanaman dapat diperbanyak dengan cara vegetative, sehingga keberhasilannya sangat rendah.

Perbanyakan tanaman dengan vegetative dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu stek, cangkok, tempel (budding), sambung (grafting), dan juga perbanyakan modern seperti kultur jaringan. Perbanyakan tanaman dengan stek pun beragam, seperti stek batang, stek bertunas daun, stek daun, stek akar, stek mata, stek umbi ( meliputi umbi lapis, umbi palsu, umbi batang, umbi akar dan akar batang).

Yoga Setiawan on Perbanyakan Tanaman


WEB RESMI FESTIVAL TANAMAN IPB (Klik Disini)

Yoga Setiawan on Festival tanaman