" />

Tag Archive: Lomba November 2012

Tak heran saat membaca berita di VOA Indonesia tentang berkumpulnya delegasi negara-negara ASEAN di Surabaya tanggal 5 November lalu terkait dengan penanganan kerusakan hutan bakau di ASEAN, khusunya di Indonesia. Alasannya, sudah jelas, kerusakan hutan bakau di negara kita ini sudah melebihi setengah dari luas keseluruhannya. Parah sekali. Bayangkan, selama 6 tahun terakhir luas hutan bakau Indonesia berkurang dari 7,7 (2006) menjadi 3,6 juta ha (2011). Lebih dari setengah. WOW!Ini nih definisi hutan bakau menurut para ahli yang saya kutip dari blog Alamendah:

  1. Menurut Steenis (1978) hutan bakau (mangrove) adalah vegetasi hutan yang tumbuh di antara garis pasang surut.
  2. Menurut Nybakken (1988) hutan bakau (mangrove) adalah sebutan umum yang digunakan untuk menggambarkan suatu komunitas pantai tropik yang didominasi oleh beberapa spesies pohon yang khas atau semak-semak yang mempunyai kemampuan untuk tumbuh di perairan asin.
  3. Menurut Soeriaegara (1990) hutan mangrove diartikan sebagai hutan yang tumbuh di daerah pantai, biasanya terdapat di daerah teluk dan di muara sungai yang dicirikan oleh: (a) tidak terpengaruh iklim, (b) dipengaruhi pasang surut, (c) tanah tergenang air laut, (d) tanah rendah pantai, (e) hutan tidak memiliki struktur tajuk, dan (f) jenis-jenis pohonnya biasanya terdiri dari api-api (Avicenia sp.), pedada (Sonneratia sp.), bakau (Rhizophora sp.), lacang (Bruguiera sp.), nyirih (Xylocarpus sp.), atau nipah (Nypa sp.).

Sudah cukup jelas kan? Saya simpulkan sedikit ya, dari definisi-definisi di atas, yang dimaksud dengan hutan bakau atau hutan mangrove itu adalah vegetasi hutan yang tumbuh di garis pantai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan biasanya didominasi oleh jenis-jenis tumbuhan seperti api-api, pedada, bakau, lacang, nyirih, atau nipah (seperti yang disebutkan di atas).

Hutan bakau atau mangrove termasuk ekosistem yang unik. Ekosistem mangrove menjadi ekosistem penghubung antara daratan dan lautan. Adanya pelumpuran yang khas yang menyebabkan kurangnya aerasi tanah dan tingginya salinitas. Tumbuhan-tumbuhannya pun memiliki karakteristik gabungan antara karakter tumbuhan darat dan karakter tumbuhan laut. Lihat saja tanaman bakau dengan akar nafasnya, yang dengan akar nafas tersebut dia bisa beradaptasi dengan keadaan yang tercekam, salin, anaerob, dll. Tak banyak yang bisa bertahan di ekosistem ini, yang bisa SURVIVE hanya mereka yang bisa beradaptasi dan berevolusi.Menurut ‘Mas’ Wikipedia, hutan-hutan bakau itu tersebar di seluruh dunia, terutama di sekitar katulistiwa dan sedikit di daerah subtropis. Negara-negara yang hutan bakaunya tergolong luas antara lain Australia (0,97 juta ha), Nigeria (1,1 juta ha), Brazil (1,3 juta ha), dan INDONESIA (3,6 juta ha). WOW! Indonesia memiliki hutan bakau terluas di dunia. Coba lihat peta di bawah.

Sumber Gambar: Mongabay.Co.Id

Bisa dilihat jelas kan? Coba perhatikan di wilayah Indonesia, terlihat sangat jelas warna oranye (orange) di seluruh tepi pulau-pulau besarnya, Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan Papua yang menandakan daerah tersebut adalah kawasan hutan mangrove. Tersebar merata bukan? Kembali ke angka 3,6 juta ha tadi, ternyata pada tahun 2006 berdasarkan survei Kementrian Kehutanan, luas hutan bakau Indonesia masih 7,7 juta ha. Jadi, selama 5 tahun terakhir (2006-2011) kerusakan hutan bakau di Indonesia benar-benar sudah lebih dari setengahnya. WOW!Di Indonesia, kerusakan hutan bakau sudah merata di berbagai wilayah. Berdasarkan informasi dari Mongabay ni yah, di Provinsi Riau misalnya, kerusakan cukup parah sudah bisa dilihat dan dirasakan. Penggundulan hutan bakau banyak terjadi di garis pantai Riau tepatnya di Kabupaten Bengkalis, Meranti dan Dumai. Kerusakan atau gundulnya hutan disebabkan maraknya pembalakan warga sekitar yang tidak melakukan penanaman kembali.

Dari sumber yangg sama, disebutkan kerusakan juga terjadi di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Semarang. Kerusakan yang terjadi mencapai 4.500 ha, 90% dari total luasan lahan total yaitu 5000 ha. Di Provinsi Sumatra Utara, sekitar 1.385 ha hutan bakau yang ada di sekitar Kabupaten Langkat mengalami kerusakan. Kerusakan disebabkan karena konversi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit. Kerusakan juga diperparah dengan dibuatnya benteng-benteng penahan air.

Di Kalimantan hal serupa terjadi juga. Kerusakan terjadi di sepanjang pesisir Kabupaten Kubu Raya hingga Kayong Utara Kalimantan Barat. Kerusakan terjadi karena penebangan yang bertujuan untuk diambil kayunya.

Kerusakan bakau yang tidak sedikit ini sangat banyak menimbulkan kerugian, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Dari pandangan nelayan, secara ekonomi kerusakan hutan bakau membuat ratusan nelayan tidak bisa mendapatkan ikan di daerah hutan bakau lagi. Tangkapan kerang, kepiting dan udang berkurang drastis.

Dari segi ekologi dan lingkungan, hilangnya kawasan hutan ini menyebabkan berkurang pula nutrien yang memberi asupan pada biota laut lainnya. Perputaran bahan bahan organik seperti karbon, nitrogen, sulfur tidak berjalan dengan sempurna. Hilangnya vegetasi hutan ini menyebabkan beberapa spesies ikan (seperti ikan pesut), kerang dan udang terganggu daur hidupnya, tidak mendapatkan tempat untuk berkembang biak. Tidak hanya biota laut, Bekantan (Nasalis larvatus) yang biasanya hidup di pohon bakau atau pepohonan lain di kawasan mangrove juga terancam punah, karena terancam habitatnya. Spesies lain yang juga terancam antara lain harimau sumatera (Panthera tigris), wilwo (Mycteria cinerea), bubut hitam (Centropus nigrorufus), dan bangau tongtong (Leptoptilus javanicus).

Tidak adanya barisan mangrove, sama dengan tidak adanya ‘penjaga pantai’. Mangrove seakan menjadi penjaga daratan dari bahaya-bahaya yang datang dari lautan. Luasan abrasi (terkikisnya daratn oleh air laut) semakin tinggi, dan potensi kerusakan jika terjadi tsunami juga semakin tinggi. Berdasarkan penelitian CIFOR dan USDA yang ada di blog Mongabay, kerusakan pada hutan mangrove memiliki dampak empat kali lebih besar daripada kerusaan pada hutan tropis (pada luasan yang sama).Kerusakan-kerusakan yang terjadi di kawasan hutan bakau (mangrove) ini tidak lain karena ketidak tahuan masyarakat tentang manfaat hutan bakau itu sendiri. Padahal sangat banyak fungsi dan manfaat hutan bakau bagi kita, khususnya untuk ekologi dan lingkungan.

Ekosistem mangrove sebenarnya memberikan banyak manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung. Fungsi dan manfaat hutan bakau (ekosistem mangrove) secara fisik antara lain: (1) menstabilkan garis pantai, (2) melindungi pantai dari bahaya abrasi, (3) menahan badai dan angin dari laut, (4) menahan hasil penimbunan lumpur, (5) sebagai penyangga (buffer) yang menawarkan air laut, dan (6) mengolah limbah-limbah beracun. Sedangkan ditinjau dari segi biologis, manfaat hutan bakau antara lain: (1) menyediakan makanan bagi plankton dari sisa sisa pelapukan, (2) tempat berkembangbiaknya hewan-hewan laut, (3) tempat berlindung hewan-hewan langka seperti burung, bekantan, bahkan harimause, dan (4) sebagai habitat alami berbagai organisme. Dilihat dari segi ekonomi, hutan bakau bisa menyediakan kayu sebagai bahan pembuatan arang, bahan bangunan, dll; sebagai sarana rekreasi dan pariwisata, dan sebagai sarana pendidikan dan penelitian.Sudah banyak sih program-program pemerintah maupun lembaga swadaya yang diterapkan di derah mangrove, penanaman kembali, pelebaran dan banyak sosialisasi. Pemerintah juga sudah mengoptimalkan keberadaan kelompok-kelompok tani di daerah untuk ikut mengawasi dan melestarikan ekosistem mangrove ini, bahkan kelompok tani diberi amanat untuk menyosialisasikan program konservasi mangrove ini ke masyarakat umum.

Pembangunan pusat-pusat rehabilitasi hutan bakau pun sudah dijalankan. Bahkan pemerintah sudah menganggarkan dana khusus untuk pengembangan dan rehabilitasi hutan bakau. Di tingkat ASEAN, saat ini dibangun proyek Mangrove Ecosystem Conservation and Sustainable Use in the Asean Region (MECS) dengan total anggaran proyek sebesar Rp 3 milyar. WOW! Dunia Internasional sudah sejak dulu bergerak dan menggembor-gemborkan isu lingkungan. Untuk konservasi wilayah hutan bakau atau mangrove, sudah ada organisasi ‘Karbon Biru’. Organisasi ini bergerak pada bidang konservasi khususnya konservasi hutan perairan. Manfaat yang bisa diberikan, dengan mempertahankan atau konservasi hutan mangrove yang disebutnya ekosistem karbon biru, dapat memberikan keuntungan yang banyak bagi manusia, antara lain sebagai pendukung perikanan, perlindungan pantai dan pesisir dari banjir dan badai, dan sebagai filter bagi air pesisir.

Coba bayangkan… dengan keindahan dan begitu banyak manfaatnya… dengan kecepetan pengrusakan yang begitu hebatnya… Dalam beberapa tahun jika kelestarian mangrove tidak diperhatikan, maka akan banyak kekayaan kita yang hilang. Akan banyak hal yang hanya tinggal cerita. Keindahan ekosistem mangrove, lucunya satwa mangrove yang sudah punah, uniknya tumbuhan-tumbuhan mangrove, dan banyak lagi cerita-cerita indah lainnya. Bukan itu yang diharapkan. Semoga nanti saat anak cucu kita dewasa, mereka lah yang bisa menikmati indahnya hutan bakau, indahnya ekosistem mangrove, dan hijaunya pantai kita. Saya hanya berharap, ayo kita bersama menjaga kekayaan kita, untuk anak cucu kita. “Tolong, Sisakan Mangrove untuk Anak Cucu Kita…”

Pustaka:

  • http://www.voaindonesia.com/content/negara-asean-bicarakan-penanganan-kerusakan-hutan-bakau/1539373.html
  • http://www.mongabay.co.id/2012/09/08/kerusakan-mangrove-tiga-kali-lipat-lebih-berbahaya-dari-hutan-tropis-dunia/
  • http://alamendah.wordpress.com/2011/02/18/hutan-bakau-hutan-mangrove-definisi-dan-fungsi/
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Hutan_bakau

Yoga Setiawan on Sisakan Mangrove untuk Anak Cucu Kami

Apa itu Lomba Blog KPK? Dan apa tujuannya?

Kegiatan lomba ini adalah menulis impian Anda jika Anda menjadi Ketua KPK dalam bentuk sebuah karya blog. Anda memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa ini melalui pemberantasan korupsi, martabat negara ini sebagai negara yang bersih dan jujur berada di tangan Anda.

Tujuan Lomba Blog ini adalah agar Anda memiliki kepedulian terhadap nasib bangsa kita  yang telah terpuruk oleh korupsi, serta meningkatkan dukungan Anda terhadap KPK dalam menjalankan tugasnya. Dengan memahami wewenang KPK dan persoalan korupsi, kita dapat berperan lebih aktif sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

  • Peserta : Blogger, Mahasiswa, Masyarakat umum WNI, tinggal di Indonesia
  • Peserta harus memiliki blog pribadi
  • Konten Blog yang dikirimkan harus berbahasa Indonesia maksimal 1500 karakter, dan terlebih dahulu di publikasikan di blog pribadi peserta
  • Tidak boleh mengandung pornografi, SARA, adu domba, serta yang tidak berhubungan dengan tema “Andai Aku menjadi Ketu KPK
  • Mengandung ide baru yang orisinal, tanpa ada copy-paste content dari web/blog lain
  • Blog yang di kirimkan merupakan copy-paste/sama persis dari blog pribadi peserta
  • Peserta memberikan url alamat blog pribadi yang berisi content original pada formulir pendaftaran online
  • Selanjutnya Peserta wajib memberikan link blog yg telah terkirim pada lomba blog ini ke blog pribadi peserta
  • Peserta wajib memfollow Twitter @tempodotco dan @KPK_RI Sebagai Syarat Mutlak
  • Peserta wajib melakukan Like Facebook Page “Tempo Media” dan “Komisi Pemberantasan Korupsi” Sebagai Syarat Mutlak
  • Memaksimalkan Search Engine Optimization dengan penyebutan keyword : KPK, pemberantasan korupsi
  • Tulisan artikel di blog yang diikutsertakan lomba wajib diposting melalui twitter dengan mention @tempodotco @KPK_RI lalu dilanjutkan dengan URL artikel Blog yang dilombakan dan Hastag #LombaBlogKPK
    Cara memposting di twitter :
    @abcdefg : “Andai Aku Menjadi Ketua KPK” @tempodotco @KPK_RI http://t.co/A10bxRwf #LombaBlogKPK
  • Verifikasi peserta akan terus dilakukan terutama mengenai keaslian tulisan dan identitas diri yang harus di isi dengan benar.
  • Jika peserta lomba tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan dan terlihat adanya indikasi kecurangan maka akan langsung DIGUGURKAN.
  • Semua naskah blog yang diikutsertakan dalam lomba ini menjadi milik KPK dan dapat digunakan untuk kepentingan KPK dalam melakukan kampanye pemberantasan korupsi
  • Keluarga besar TEMPO media beserta keluarga, pegawai KPK beserta keluarga dan Dewan Juri beserta keluarga tidak diperkenankan mengikuti lomba ini
  • Pendaftaran dan Lomba akan dimulai tanggal 15 Oktober 2012
  • Lomba akan ditutup pada tanggal 18 November 2012
  • Pemenang akan diumumkan di acara off air (Awarding) berupa pertemuan KPK dengan para blogger.
  • Pengumuman Pemenang di Media Cetak Nasional Koran Tempo pada tanggal 8 Dec 2012.

Sumber:

http://lombablogkpk.tempo.co/

>Kembali ke Daftar Lomba-lomba November 2012<

Yoga Setiawan on Lomba Blog KPK

PERSYARATAN, HADIAH, DAN KATEGORI PESERTA

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas.
  • Naskah karya sendiri, bukan terjemahan, bukan saduran, bukan hasil kompilasi, dan belum pernah diikutkan lomba karya tulis apapun.
  • Panjang tulisan 4000−7000 karakter atau 3−4 halaman.
  • Ditulis di kertas A4, jenis huruf Times New Roman 12 spasi1,5, format doc.
  • Naskah lomba menjadi hak panitia dan naskah yang dinilai memenuhi kriteria layak dipublikasikan akan dibukukan, hak moral ada pada penulis.
  • Anggota KPK, panitia, dan dewan juri dilarang mengikuti lomba.
  • Keputusan dewan juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kategori Peserta

Mahasiswa
Kategori Mahasiswa, naskah tulisan diwajibkan dimuat dalam media sosial (Blog/FB).
Umum
Kategori Umum, naskah tulisan diwajibkan dimuat dalam media sosial (Blog/FB).
Jurnalis Media Cetak
Kategori Jurnalis Media Cetak, naskah yang dikirim untuk lomba harus sudah dimuat dalam media cetak, tempat peserta itu bekerja. Jurnalis menyertakan kartu identitas pers dari media masing-masing.

Hadiah Lomba (perkategori peserta)

  • Juara I Uang tunai Rp.7.500.000 + Piagam Penghargaan + Tablet Android Flexy.
  • Juara II Uang tunai Rp.5.000.000 + Piagam Penghargaan + Handphone Flexy.
  • Juara III Uang tunai Rp.2.500.000 + Piagam Penghargaan + Modem Flexy.
MEKANISME LOMBA
  • Mendaftar dan mengisi biodata diri di website www.indonesiamenulis.co
  • Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya.
  • Karya belum pernah dipublikasikan sebelum rentang waktu lomba.
  • Batas waktu pengumpulan karya 22 Agustus–15 November 2012.
  • Karya dapat dikumpulkan dengan cara sebagai berikut:
    • a. mengirim naskah tulisan ke:
      • 1. Email: info@indonesiamenulis.com
      • 2. memanfaatkan menu UPLOAD KARYA pada website www.indonesiamenulis.co
    • b. mengirim scan tulisan yang dimuat di media cetak dan atau link media sosial ke email : info@indonesiamenulis.co
Pengumuman nominasi hasil lomba menulis pada tanggal.25 November 2012 di laman http://www.indonesiamenulis.co.

Contact Person Panitia

Sekretariat INDONESIA MENULIS
Kompleks Gedung Serba Guna Universitas Negeri Surabaya kampus Ketintang.
Website : www.indonesiamenulis.com
Email : info@indonesiamenulis.com
Telp. 085645002344, 031-70926948
Contact person: Achmad Ridlo
Sumber:

http://lombaapasaja.blogspot.com/2012/08/lomba-menulis-kpk-anti-korupsi.html

Sumber:

http://faber-castell.co.id/bausteine.net/img/showimg.aspx?biid=58771&domid=1010&width=530

>Kembali ke Daftar Lomba-lomba November 2012<

Yoga Setiawan on Lomba Menulis Faber Castell

Lomba Blog Garuda Indonesia

Setiap daerah di nusantara ini pasti memiliki sosok pahlawan yang dikagumi dan dihormati karena jasa dan pengorbanannya untuk daerah ataupun bangsanya.

Kini, waktunya Anda menunjukkan pahlawan di daerah masing-masing dengan mengikuti kompetisi blog yang dipersembahkan oleh Visa-Garuda Indonesia. Kompetisi yang mengangkat tema “Pahlawan Nusantara” ini merupakan rangkaian Kompasianival 2012.

Berikut rinciannya:

Syarat dan Ketentuan Visa-Garuda Indonesia Blog Competition

  • Peserta terdaftar sebagai anggota Kompasiana (Kompasianer)
  • Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain
  • Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana
  • Konten sesuai tema yang telah ditentukan
  • Dapat mengirimkan lebih dari satu tulisan

Mekanisme Lomba

  • Tema Lomba:Pahlawan Nusantara yang menceritakan pahlawan di daerah masing-masing”
  • Karya lomba dikirim dengan mengklik tombol Kirim Tulisan di Microsite Visa-Garuda Indonesia Blog Competition dan cantumkan tag ”visagarudaindonesia” (tanpa tanda kutip) dalam tiap tulisan lomba
  • Tulisan yang lolos ke tahap penjurian hanya yang memenuhi semua Syarat dan Ketentuan Lomba dan dikirim dalam rentang waktu yang sudah ditentukan
  • Peserta boleh mengirim lebih dari satu tulisan dengan jeda penayangan sesuai Syarat dan Ketentuan Kompasiana
  • Tulisan yang dikirim dalam bentuk reportase (pengalaman) dan opini (Bukan Fiksi)
  • Keputusan dewan juri mengikat dan tidak dapat diganggu gugat

Periode Lomba

  • Periode Lomba tanggal 22 Oktober-10 November 2012

Pemenang dan Hadiah

  •  Kompasiana akan memilih 3 tulisan terbaik
  • Nama pemenang akan diumumkan di awarding Kompasianival 17 November 2012
  • Total Hadiah : Uang tunai senilai 5 Juta Rupiah

Rincian Hadiah:

  • Pemenang I: Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2.500.000
  • Pemenang II: Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.500.000
  • Pemenang III: Mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000

Sebarkan kisah dan cerita pahlawan di daerahmu sekarang dan dapatkan hadiahnya!

Sumber:

http://blog.kompasiana.com/2012/10/25/pahlawan-nusantara-blog-competition-498475.html

>Kembali ke Daftar Lomba-lomba November 2012<

Yoga Setiawan on Lomba Pahlawan Daerah