Penyesalan… Seperti yang diketahui oleh kebanyakan orang, penyesalan selalu datang belakangan. Penyesalan tidak selalu datang karena telah melakukan kesalahan, tapi penyesalan juga datang karena melakukan kelalaian, kelalaian terhadap sesuatu apa pun. Bahkan penduduk surga pun menyesal karena mereka melalaikan banyak kebaikan-kebaikan yang bisa mereka lakukan di dunia ini…

Penyesalan,,, bagi manusia yang masih hidup, penyesalan ini sangat bermanfaat, masih ada ‘tak ada kata terlambat’, tapi bagi yang sudah mati, penyesalan tidak akan bermanfaat bagi mereka, karena semuanya sudah terlambat.

Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, yaitu ketika segala perkara telah diputus.  Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak pula beriman.” (QS. Maryam : 39)

MonopoliMungkin ada yang pernah berangan-angan, jika hidup ini seperti permainan MONOPOLI, ada kartu ‘kesempatan’ dan ‘dana umum’, mungkin jika kita pernah ‘salah langkah’ masih ada kesempatan untuk ‘mundur tiga langkah’, atau ‘kembali ke START’ … Tentu angan-angan yang seperti itu timbul karena suatu Penyesalan, yang jika penyesalan itu jujur dari dalam hatinya maka dia adalah makhluk yang beruntung. Tapi apakah benar ‘mundur tiga langkah’ hanya ada di permainan ‘monopoli’?

Tidak. Allah telah merancang hidup kita ini jauh lebih indah dari sekedar permainan ‘Monopoli’ atau ‘Catur’ sekali pun. Saat raga ini secara sengaja atau tidak sengaja melakukan kesalahan, tidak perlu ‘menunggu’ kesempatan untuk kembali, tapi kitalah yang harus menyegerakan untuk kembali. Ketika tubuh ini berlumuran dosa, tidak perlu ‘menunggu’ kesempatan untuk ‘kembali ke START’, tapi kitalah yang harus menyegerakan untuk kembali ke START. Karena kartu ‘KESEMPATAN’ masih ada di tangan kita.

Itulah Taubat, perintah Rabbul ‘alamin, satu ibadah yang kedudukannya sangat tinggi di mata Allah…

“…Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.” (an-Nur:31)

Orang yang bertaubat dari dosa seolah-olah ia tidak berdosa.” (Shahih. HR. Ibnu Majah)

…”kembali ke START” bukan…