" />

Tag Archive: tomato

Disini saya unggah data mentah hasil pengamatan perlakuan chilling injury dan degreening kelas Kamis Siang.

Chilling InjuryDegreening

Berkas Asli (DOCX) Download DISINI (GUDANG YSS’).

Yoga Setiawan on Data Chilling Injury

Struktur EtilenDegreening adalah proses perombakan warna hijau dan pembentukan warna kuning jingga (Deptan). Proses degreening sebenarnya dapat terjadi secara alami oleh hormon internal tanaman, namun karena keadaan yang kurang optimal tanaman masih memerlukan hormon dari luar (AryaAgh).

Alley E. Watada dalam karyanya menyatakan: Harvey banyak melakukan penelitian terkait penggunaan etepon pada buah, seperti tomat, pisang, nanas, dll. Harvey menyatakan bahwa jika buah terkena etepon maka aktifitas ETILEN akan meningkat dan pada buah akan terjadi hilangnya klorofil, perkembangan warna matang, melunaknya jaringan, hilangnya tannin, dan munculnya rasa manis. Degreening yang tidak diharapkan biasanya menyebabkan turunnya kualitas produk dan harga jualnya (Jai).

Aplikasi etephon pada buah tomat:

Tomat

 

Contoh gambar degreening akibat induksi etepon:

Ethylene - Cabbage
Ethylene - Cabbage
Degreening Jeruk

Bahan Bacaan:

1. Ethylene Effects
2. Effects of Ethylene on The Quality of Fruits And Vegetables
3.
Tomatoe
4.
Ethylene Treatment for Ripening and Degreening
5.
[BUKU] Fruit Proccessing

 ——————————- Under Construction ——————————-

Yoga Setiawan on Degreening Tomat

Skala Warna 1Gambar 1. Skala Warna Internasional Buah Tomat

Berdasarkan literatur:

Perubahan warna memperlihatkan indikasi kematangan pada buah. Perubahan tersebut ditandai dengan hilangnya warna hijau akibat adanya degradasi klorofil (Wills et al., 1989), dan aktifitas dari pigmen lainnya seperti likopen (antosianin), flavonoid, dan karotenoid (Winarno dan Arman, 1981) selama pemasakan.

Untuk keterangan tentang hilangnya warna hijau, munculnya warna merah, aroma, rasa, tingkat respirasi, kandungan etilen, dll dalam buah dijelaskan pada gambar di bawah ini.

Tomato

Berdasarkan literatur juga:

Pelunakan kulit dan daging buah termasuk dalam beberapa perubahan sifat fisik selama pemasakan buah (Pantastico, 1989). Pelunakan buah terjadi karena adanya perubahan komposisi senyawa-senyawa penyusun dinding sel (Wills et al., 1989).

 

Daftar Pustaka:

Pantastico, Er.B. 1989. Fisiologi Pasca Panen, Penanganan dan Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayur-sayuran Tropika dan Sub-tropika (Terjemahan Kamariyani). Gajahmada University Press. Yogyakarta. 409 hal.

Winarno, F.G. dan M. Arman. 1981. Fisiologi Lepas Panen. Sastra Hudaya. Jakarta. 97 hal.

Wills, R.B.H., W.B. McGlasson, D. Graham, T.H. Lee, and E.G. Hall. 1989. Postharvest: An Introduction to the Physiology and Handling of Fruit and Vegetables. An Avi Book, Van Nostrand Reinhold. New York. 164p.

Sumber Informasi: Mature fruit vegetable.pdf

————-

* Ralat: Pada Gambar 1. ‘pink’ seharusnya ‘over 30% but not more than 60%’ bukan 90%.

Yoga Setiawan on Skala Warna dan Uji Kekerasan