" />

Tag Archive: vegetable

Judul Asli :
Fertilization Recommendations For Crisphead Lettuce Grown On Organic Soils In Florida

Judul Terjemahan dan Ringkasan :
Rekomendasi Pemupukan Selada Crisphead Yang Ditanam Pada Tanah Organik Di Florida

 

Tanaman selada (Lactuca sativa L.) ditanam di areal seluas 14 ribu acre pada musim tanam 1990-1991 dengan nilai total mencapai $ 29,500,000, yaitu 2% dari nilai total tanaman sayuran di Florida. Selada Crisphead menyumbang sekitar 5 ribu acre dari total luasan tanaman selad. Selada Crisphead merupakan tanaman yang mahal dalam biaya produksi, panen, dan pemasarannya dengan nilai sebesar $ 3,400 per acre, dengan biaya pupuk menyumbang 10% dari biaya-biaya sebelum panen.

Selama 15 tahun terakhir telah dilakukan penelitian terhadap pemupukan selada pada tanah organik di Florida dengan penekanan/pengkhususan yaitu pada Everglades Agricultural Area (EAA). Pemupukan yang optimum sangat penting untuk memaksimalkan produksi, kualitas, dan meminimalisasi dampak negatif terhadap lingkungan. Read More »

Gambar diambil dari internet (berbagai sumber)

Yoga Setiawan on Edisi Sayuran 3

Baca Juga: Mengenal Bawang-bawangan.

Famili : Brassicaceae

Kubis (Ina); Head Cabbage (Eng); Brassica oleracea

Kembang Kol (Ina); Cauli Flower (Eng); Brassica oleracea

Brokoli (Ina); Broccoli (Eng); Brassica oleracea

Read More »

Baca juga: Mengenal Kubis-kubisan..

Famili : Alliaceae atau Amaryllidaceae.

Bawang Prey (Ina); Leek (Eng); Allium porrum

Bawang Prey

Bawang Bombay (Ina); Onion (Eng); Allium cepa

Bawang bombay

Bawang Merah (Ina); Shallot (Eng); Allium cepa var. Agregatum

Bawang Merah

Bawang Putih (Ina); Garlic (Eng); Allium sativum

Bawang Putih

Diambil dari Berbagai Sumber.

Baca juga: Mengenal Kubis-kubisan..

Yoga Setiawan on Mengenal Bawang-bawangan

KUTIPAN

  1. Hasil penelitian Sepriliyana (2010) menunjukkan bahwa genotipe Kiran (3.67 tongkol) memiliki jumlah tongkol per tanaman yang nyata lebih banyak di-banding varietas hibrida BISI-2 (2.87 tongkol), sedangkan genotipe Antasena (2.47 tongkol) dan Kiran (3.67 tongkol) nyata memiliki jumlah tongkol lebih banyak dibandingkan rata-rata jumlah tongkol genotipe lokal.

  2. Wych (1988) menyatakan bahwa pembuangan bunga jantan (detasseling) da-pat meningkatkan hasil produksi karena dapat menurunkan naungan daun ba-gian atas dan juga mengurangi kompetisi fotosintat dan nutrisi antara tongkol dan bunga jantan (tassel).

  3. Poehlman (1959) menyatakan bahwa jagung memiliki banyak karakter resesif yang dapat muncul melalui silang dalam (inbreeding).

  4. Hasil penelitian Ki-Jin et al. (2002) menunjukkan bahwa “Dumechal”, yaitu jagung hibrida terbaru terhasil persilangan yang dikembangkan oleh Maize Experiment Station (MES) of Gangwondo Agriculture Research and Exten-sion Service (Gares) di Hongcheon, dapat menghasilkan 6 164 tongkol per 10a.

  5. Puslitbangtan (1993) menyatakan bahwa varietas Antasena adalah varietas ja-gung bersari bebas dengan biji berwarna kuning dan berpotensi hasil rata-rata 5-6 ton per hektar. Read More »